M. Najih Arromadloni

Pengurus MUI Pusat, Adviser CRIS Foundation dan Pengajar di Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum, Lumpur Losari Brebes

Artikel Terbaru

Surah Al-Baqarah Ayat 282: dari Pencatatan Manual ke Aplikasi Pengelola Keuangan

Melihat begitu kompleksnya kebutuhan manusia, dan beberapa keahlian yang berbeda-beda antara manusia yang satu dengan yang lain, mendorong manusia untuk saling berinteraksi sosial yang...

Empat Kosakata Makan dan Makanan dalam Alquran

Makan makanan yang halal dan baik merupakan tuntunan agama. Makanan disebut halal ketika ia termasuk makanan yang boleh dimakan dan didapatkan dengan cara yang...

Meski Zaman Telah Berubah, Pendidik Tetap Perlu Ada

Sebagai salah satu komponen pendidikan, pendidik memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Dalam cakupan yang lebih rinci, peran pendidik seperti guru adalah sebagai pengajar,...

Etika Bermedia Sosial dalam Pandangan Alquran

Kemajuan dalam bidang teknologi menuntut setiap orang cepat beradaptasi jika tidak ingin ketinggalan zaman. Salah satu dampak positif dari kemajuan teknologi adalah mudahnya mendapatkan...

Refleksi Q.S. Annaml Ayat 17-18: Etika Berlalu Lintas Qur’ani

Jalan merupakan salah satu sarana kehidupan yang memiliki urgensi tinggi bagi eksistensi manusia. Bagaimana tidak, jalan sebagai media transportasi sangat berperan terhadap mobilitas masyarakat...

Potensi Keragaman Qiraah dalam Mushaf Blawong Gogodalem

Seperti halnya rasm yang lazim menggunakan campuran antara ‘utsmaniy dan imla’iy, qira’ah dalam mushaf kuno Nusantara juga lazimnya mengikuti bacaan imam ‘Ashim (w. 128...

Artikel Penulis

Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 120: Benarkah Yahudi dan Nasrani Tidak Rela Terhadap Islam?

Tulisan ini akan menguraikan penafsiran Surat Al-Baqarah Ayat 120. Ayat ini bicara soal Yahudi dan Nasrani yang tidak akan rela terhadap Islam. Bagaimana para ulama menafsirkannya? Berikut uraiannya. وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ...

Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 256: Arti Kata Tagut dalam Al-Quran

Tulisan ini akan menjelaskan tentang Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 256. Lebih spesifik menerangkan soal arti kata tagut yang seringkali dikutip oleh sebagian kelompok untuk mengkafirkan sebagian yang lain. Berikut adalah penafsiran Surat Al-Baqarah ayat 256 menurut para...

Tafsir Surat al-Fath 29: Benarkah Harus Bersikap Keras kepada Non-Muslim?

Bersikap keras kepada non-Muslim dianggap bagian dari sikap seorang Muslim sejati. Pemahaman seperti ini jelas menyalahi ajaran Islam yang penuh dengan kasih sayang. Lalu benahkah harus bersikap keras kepada non-Muslim? Artikel ini akan menafsirkan Q.S al-Fath ayat...

Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 207: Ajaran Bom Bunuh Diri?

Sebagian oknum teroris yang mempraktikkan bom bunuh diri menjadikan Surat Al-Baqarah Ayat 207 untuk melegitimasi kelompoknya dalam hal tindakan teror. Hal ini tentu saja salah sepenuhnya. Dalam tulisan ini, penulis akan menguraikan bagaimana penafsiran yang tepat menurut...

Tafsir QS. al-‘Alaq: Membangun Peradaban dengan Iqra dan Qalam

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ () خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ () اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ () الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah....

Kewajiban Taat Kepada Pemerintah dalam Tafsir Surat An-Nisa ayat 59

Kewajiban taat kepada pemerintah dalam arti tidak berupaya memberontak terhadap suatu pemerintahan yang sah tercatat dalam al-Quran. Dalam Q.S An-Nisa ayat 59 Allah Swt berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُم “Hai orang-orang yang...