TERPOPULER
Ilusi Objektivitas Tarjih: Membongkar Bias Metodologis Kaidah Preferensi Tafsir
Secara terminologis, tarjīḥ didefinisikan sebagai upaya menguatkan salah satu dari dua dalil atas dalil lainnya ketika terjadi ambiguitas atau pertentangan makna (Al-Baḥr al-Muḥīṭ fī Uṣūl al-Fiqh,...
Kajian Balaghah: Ketika Al-Qur’an Memberi Perintah Lewat Kalimat Berita
Kalau kita ingin menyuruh seseorang, biasanya kita akan langsung menggunakan kalimat perintah (imperatif), seperti: "Lakukanlah!" atau "Jangan lakukan!". Namun, keindahan bahasa Al-Qur’an tidak selalu...
Menelusuri Dimensi I’jaz Al-Qur’an: Eksplorasi Ragam Kemukjizatan dalam Perspektif Ulumul Qur’an
Sebelum memasuki pembahasan i’jaz Al-Qur’an, terdapat satu pertanyaan yang patut diajukan: mengapa Al-Qur’an dikatakan sebagai mukjizat? Pertanyaan ini tampak sederhana, namun dapat memasuki gerbang...
Membaca Rintangan Odysseus sebagai Semiotika Perjalanan Spiritual
Pendahuluan: Mitos sebagai Tanda, Perjalanan sebagai Ayat
Mengapa kisah The Odyssey tetap relevan setelah lebih dari dua milenium? Salah satu jawabannya terletak pada kenyataan bahwa setiap rintangan...
![Mengurai Problem Makrifat dalam QS. al-Nūr [24]: 35 : Sebuah Pembacaan Tasawuf Misykat Al-Anwar](https://tafsiralquran.id/wp-content/uploads/2021/05/Misykat-Al-Anwar-218x150.jpg)










