Bayangkan ketika sebuah majelis ilmu terjadi di dalam istana. Seorang sultan duduk sebagai pendengar, sementara para ulama terkemuka membicarakan ayat-ayat Al-Qur’an—melalui tafsir. Seorang “mukarrir”...
Setiap tokoh meninggalkan sesuatu ketika ia wafat. Rumah, lembaga, buku, atau nama besar mungkin menjadi jawabannya. Namun, pertanyaan itu menjadi lebih mendasar ketika diarahkan...
Ketika membaca kitab tafsir klasik, perhatian kita sering tertuju pada teks utama, sementara catatan di pinggir halaman atau ḥāshiyah dianggap sekadar penjelas tambahan. Padahal,...
Dalam dua dekade terakhir, hampir tidak ada paradigma yang lebih akrab dalam pengembangan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) di Perguruan Tinggi Keagamaan...
Banyak orang menganggap tafsir hanyalah salah satu cabang keilmuan dalam Islam, yang sejajar dengan fikih, hadis, teologi (kalām), atau yurisprudensi (uṣūl al-fiqh). Pandangan semacam...
Di lingkungan akademik Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul ketika mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian: "Teori apa yang digunakan?" Pertanyaan...
Muṣḥaf al-Ummah (al-Jāmi‘ limā Unzila) merupakan sebuah proyek yang mengintegrasikan beragam qirā’āt, riwāyah, dan sistem ḍhabṭ dalam satu platform. Di balik gagasan tersebut, muncul tantangan...
Tren tafsir anak di Indonesia mulai populer pada tahun 2000-an, dimulai dengan karya Dr. Afif Muhammad berjudul Tafsir Al-Qur’an untuk Anak-Anak yang terbit pada...
Di tengah arus digital hari ini, manuskrip-manuskrip tua seakan mengingatkan bahwa tradisi tafsir di Nusantara pernah tumbuh akrab di ruang-ruang belajar pesantren. Salah satu...
Kajian manuskrip Nusantara memperlihatkan bahwa teks keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai media transmisi ilmu, tetapi juga sebagai representasi budaya lokal. Naskah KBN-843 menjadi contoh penting...