Beranda Kisah Al Quran Inilah Enam Keutamaan Surat Ali Imran

Inilah Enam Keutamaan Surat Ali Imran

Al Quran dan seisinya mengandung banyak keutamaan, salah satunya adalah dalam surat Ali Imran. Quraish Shihab menerangkan di dalam surat ini mengemukakan tentang kisah keluarga Imran, yaitu Nabi Isa, Yahya, Maryam dan ibunya. Sedangkan Imran adalah ayah dari Maryam, ibu dari Nabi Isa. Lantas keutamaan apa saja yang bisa kita petik selain hikmah kisah keluarga Imran di atas? Simak penjelasannya berikut ini,

Pelindung pada hari kiamat

Keutamaan yang pertama adalah sebagai perlindungan pada hari kiamat. Dalam satu hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dikatakan,

قَالَ الْبَزَار: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُوْر عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اقْرَءُوْا الزَّهْرَوَيْنِ اقْرَءُوْا الْبَقَرَةَ وَ آل عِمْرَان فَإِنَّهُمَا تَأْ تِيَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ الحديث

“Berkata al-Bazări: menceritakan kepada kami Ahmad bin Mansur… dari Abî Hurairah berkata : Rasulullah Saw bersabda: bacalah al-zahrawayni, (yakni) bacalah surah al-Baqarah dan surah Ali Imran, karena sesungguhnya kedua surah tersebut akan mendatangi kalian pada hari kiamat seperti dua buah awan yang menaungi…al-hadits” (Diriwayatkan dari Abu Hurairah, hadits Nomor 52)

Jadi, menurut hadits di atas ketika seseorang membiasakan membaca dua surah, wa bil khusus surat Ali Imran, maka surah ini dapat menjadi tabungan amalan yang akan mendatanginya pada hari kiamat kelak.

Membiasakan membaca surat ini termasuk golongan orang kaya

Keutamaan yang kedua adalah bagi yang membacanya ia termasuk golongan orang kaya. Diriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Mas’ud, beliau mengatakan,

حَدَّثَنَا أَبُوْ نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائيْلُ عَنْ أَبِيْ إِسْحَاق عن سَلِيْمُ بْنُ حَنْظَلَة الْبَكْرِيِّ قَالَ: قَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ مَنْ قَرَأَ آل عِمْرَانَ فَهُوَ غَنِيُّ وَالنِّسَاءُ مُحَبِّرَةٌ: قَالَ أَبُوْ مُحَمَّدٌ مُحَبِّرَةٌ مُزَيِّنَةٌ.

“Menceritakan kepada kami Abu Nu’aim, menceritakan kepada kami Isra’il, dari Abi Ishaq, dari Salim bin Hanzalah al-Bakri, berkata: berkata Abdullah bin Mas’ud ‘barangsiapa yang membaca surah Ali Imran, maka dia adalah orang yang kaya, dan jika seorang perempuan, maka dia adalah orang yang berhias: Abu Muhammad berkata ‘Muhabbiran berarti perempuan yang berhias” (HR. Ad-Darimi, No. 3261)

Baca juga: Inilah 4 Keutamaan Membaca Al Quran dalam Pandangan Hadis

Amalan untuk kaum Fakir Miskin

Keutamaan yang ketiga ialah Surat Ali Imran apabila di-dawam-kan (dibiasakan untuk dibaca tiap hari), akan menjadi pembendaharaan (tabungan) untuk kaum fakir miskin. Surat ini dapat dibaca pada waktu shalat malam. Sebagaimana dalam hadits,

حَدَّثَنَا الْقَاسِم بْنُ السَّلَامِ أَبُوْ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنِيْ عُبَيْدِ اللهِ الْأَ شْجعي حَدَّثَنِيْ مسعر حَدَّثَنِيْ جَابِر قَبْلَ أَنْ يَقَعَ فِيْمَا وَقَعَ فِيْهِ عَنْ الشُعْبَى قَالَ: قَالَ عَبْدُ الله نعم كَنْزُ الصُّعْلُوْكِ سُوْرَةُ آل عِمْرَانَ يَقُوْمُ بِهَا فِيْ آخِرِ اللَّيْلِ

“menceritakan kepada kami Qasim bin Salăm, Abu ‘Ubaid berkata, menceritakan kepada kami Abdullah as-Syujă’i, menceritakan kepada kami Mus’ari, menceritakan kepada kami Jabir sebelum terjadi hal itu padanya, dari Syu’ba berkata: berkata Abdullah ‘sebaik-baik pembendaharaan orang fakir adalah surah Ali Imran yang dibacanya pada saat hendak melakukan shalat di akhir malam”(H.R. ad-Darimi Nomor 3264)

Terkandung ismul a’dzam yang dapat mengabulkan doa

Sama seperti surat al Baqarah pada pembahasan sebelumnya, di dalam surah Ali Imran juga terdapat ismul a’dzam (Nama-nama Allah yang Maha Agung) yang ketika kita berdoa dengannya, maka doa yang kita panjatkan akan terkabul. Seperti penjelasan Rasulullah saw dalam hadits berikut,

قَالَ الفَرْيابِيْ : حَدَّثَنَا هِشَام بْنُ عُمَارحَدَّثَنَا الوَلِيْد بْنُ مُسْلِم أَنَّا عَبْدُ اللهِ بْنُ العلَاءِ بْنُ زَبِرأَنَّهُ سَمِعُ الْقَاسِم أَبَا عَبْدُ الرَّحْمنِ يُحْدَثُ عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ يَرْفَعُهُ قَالَ : اِسْمُ اللهِ الأَعْظَمِ الَّذِيْ إِذَا دَعَي بِهِ أَجَابَ فِيْ سُوَرِ ثَّلَاثَةِ فِيْ الْبَقَرَةِ وَ الْعِمْرَانِ وَ طه – يَعْنِيْ الْحي الْقَيُّوْمُ –

“Berkata Faryăbî: menceritakan kepada kami Hisyam bin ‘Umar, menceritakan kepada kami Walîd bin Muslim, sesungguhnya ‘Abdullah bin ‘Ulă’ bin Zabir mendengar al-Qasim Abă ‘Abdurrahman menceritakan, dari Abi ‘Umamah menyampaikan : Nama-nama Allah yang agung, yang ketika berdo’a dengannya akan dikabulkan, terdapat dalam tiga surah; dalam surah al-Baqarah, dan surah al-Imran, dan Surah Taha-yakni al-hayy al-qayyŭm”(Ditakhrij oleh Faryăbî Nomor 185)

Baca juga: Inilah Tiga Keutamaan Surat Al Fatihah

Menurut Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir al-Qur’an al-‘Adzîm (Jilid 2), yang dimaksud dengan ‘ismu allah al-a’zham’ pada surah ini adalah terdapat pada redaksi pertama dan kedua dari surah Ali Imran,

الۤمّۤ اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُۗ

Dapat menjadi doa pelunas hutang

Bagi siapa saja yang berkeinginan untuk terhindar dari jeratan hutang, dapat mendawamkan ayat tertentu dari surah Ali Imran, sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah dalam sebuah hadits,

“Wahai Mu’adz ! maukah engkau aku ajarkan suatu doa, yang bilamana engkau memiliki tanggungan hutang sebesar gunung Uhud, lalu engkau berdoa dengan doa tersebut, niscaya Allah akan membayarkan hutangmu?. Bacalah (QS. Ali Imran:26-27), kemudian ucapkanlah “wahai zat yang maha Pemurah di dunia dan akhirat, yang Maha Penyayang di dunia dan di akhirat, Engkaulah yang berhak dan berkuasa untuk memberikan kedua-nya pada siapa saja yang Engkau kehendaki dan Engkau pula yang berhak dan berkuasa menghalangi dari kedua-nya pada siapa pun yang Engkau kehendaki. Ya…Allah, curahkanlah kasih sayang-Mu kepadaku, hingga aku tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu” (HR. Thabrani)

Terdapat ayat yang sering dibaca oleh Rasulullah ketika shalat fajar

Ketika hendak melaksanakan sholat rak’atil fajri (sholat dua rakaat sebelum subuh), disunnahkan membaca satu bagian ayat dari surah Ali Imran. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw,

قَالَ عَبْدٌ بْنُ حَمِيْدٍ: ثَنَا أَبُوْ نُعَيْم عَنْ اِبْنُ عَبَّاسٍ: أًنَّهُ كَثِيْرًا مَا كَانَ يَقْرَأُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ (فِيْ رَكْعَتِيْ الْفَجْرِ) وَفِيْ الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ (مِنْهُمَا) امنا باالله واشهد بأنا مسلمون

“Berkata Abd bin Hamid: menceritakan kepada kami Abu Nu’aim dari Ibnu Abbas: sesungguhnya dia banyak mendapati Rasululla Saw membaca (dalam sholat raka’at fajar)dan dalam rakaat terakhir (ămanna billăhi wa syhad bi annă muslimŭn (QS. Al-Imran: 52) (Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Hadits Nomor 59)

Dari pemaparan diatas kita bisa menyimpukan ternyata beberapa ayat dari surah Ali Imran dapat didawamkan menjadi sebuah doa, juga ada ayat pilihan yang sering dibaca oleh Rasulullah saw ketika hendak menunaikan shalat sunnah fajar. Demikianlah keutamaan dari surah Ali Imran. Semoga penjelasan yang telah disebutkan di atas dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Harfin
Mahasiswa Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto, aktif di CRIS Foundation
- Advertisment -

ARTIKEL TERBARU

lafal-lafal khafi ad-dalalah dalam Al-Quran

Tidak Semua Lafal Mudah Dipahami: Mengenal Lafal-Lafal Khafi ad-Dalalah dalam Al-Quran

0
Dua artikel penulis sebelumnya; Mengenal lafal Wadih ad-Dalalah Dan Khafi ad-Dalalah dalam al-Quran, dan Kaidah Wadih ad-Dalalah, Contoh Pertentangan dan Cara Penyelesaiannya, baru menjelaskan...