Beranda Tafsir Tematik Inilah Empat Manfaat Hujan dalam Al Quran

Inilah Empat Manfaat Hujan dalam Al Quran

Hujan dalam perspektif sains merupakan pangkal dari siklus air yang ada di muka bumi. Uap air yang dibawa oleh angin menuju daratan pada proses akhirnya akan menjadi hujan yang menurunkan butiran-butiran air sehingga dapat diserap oleh tanah yang menyuburkan berbagai tanaman, dan menjadi sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup, baik manusia, hewan, ataupun tumbuhan.

Di samping memberikan manfaat bagi kehidupan, hujan pun ternyata dapat menjadi bencana. Akan tetapi, hal itu tidak kita bahas dalam tulisan ini. Kita hanya menelaah manfaat atau ibrah dari proses terjadinya hujan, dan untuk apa ia diciptakan. Allah swt, berfirman,

وَلَقَدْ صَرَّفْنٰهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُوْا ۖ فَاَبٰࣤى اَكْثَرَ النَّاسِ اِلَّا كُفُوْرًا

“Dan sungguh, kami telah mempergilirkan (hujan) itu diantara mereka agar mereka mengambil pelajaran; tetapi kebanyakan manusia tidak mau (bersyukur), bahkan mereka mengingkari (nikmat)”(QS. al-Furqan: 50)

Dalam konteks ayat ini, Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa makna kufur yang dikaitkan dengan hujan dapat berarti sikap mengabaikan peranan AllahwSwt dalam pengaturan hukum-hukum alam tentang turunnya hujan. Hujan memang ada sebabnya seperti berdasarkan hukum alam yang telah dijelaskan oleh para ilmuwan tentang bagaimana proses terjadinya hujan.

Akan tetapi, kita tidak boleh berhenti pada penjelasan hukum-hukum alam itu, kita harus percaya bahwa dibalik hukum alam, ada kekuatan Yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui, yakni Allah ‘al-‘Aziz al-Hakim. Dia lah yang menetapkan dan mengatur hukum-hukum alam yang terjadi.

Dalam satu riwayat diceritakan bahwa ketika hujan turun dengan sangat deras, Rasulullah saw mengajarkan kita untuk mengucapkan doa, sebagaimana dalam hadits berikut,

حَدَّثَنَا اَلْمَرْوَزِيِّ قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الله عَنْ نَافِع , عَن الْقَسِم بْنُ مُحَمَّدٍ, عَنْ عَائِشَةَ : اَنَّ رَ سُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ اِذَا الْمَطَرَ قَالَ: اَللّٰهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Menceritakan kepada kami Al-Mawarzi, dia berkata: mengabarkan kepada kami Abdullah dari Nafi’, dari Qasim bin Muhammad, dari ‘Aisyah : sesungguhnya setiap kali Rasulullah Saw, melihat hujan, berdoa ‘Allahumma shoyyiban năfi’an’ (Ya Allah, jadikanlah hujan (ini) bermanfaat” (HR. Al-Bukhari)

Baca juga: Ketahui Manfaat Gunung Sebagai Pasak Bumi, Ini Penjelasannya dalam Al Quran

Dengan dalil hadits diatas, untuk itu mari coba kita ulas apa saja manfaat hujan seperti yang disebutkan dalam Al Quran.

Dapat Menyuburkan Tanah

Allah swt, berfirman,

وَالَّذِيْ نَزَّلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءًۢبِقَدَرٍ ۚ فَاَنْشَرْنَا بِهٖ بَلْدَةً مَّيْتًا ۚ كَذٰلِكَ تُخْرَجُوْنَ

“ Dan yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang diperlukan) lalu dengan air itu kami hidupkan negeri yang mati (tandus). Seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur)”(QS. Az-Zukhruf: 11)

Tanah akan menjadi subur Ketika hujan turun di daerah yang tandus. Sehingga di sana akan tumbuh berbagai macam tanaman. Di samping itu juga menjadi peringatan dari Allah swt untuk umat manusia bahwa di hari kiamat kelak akan ada penghidupan jasad yang telah mati, seperti halnya hujan menghidupkan tetumbuhan di tanah yang sebelumnya tandus, mati.

Sumber Air bagi kelangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan

Pada saat hujan turun, air yang dihasilkan adalah air tawar. Air jenis ini sangat di butuhkan makhluk hidup di bumi. Seperti halnya manusia dan hewan yang minum dengan air tawar. Selain itu air tawar juga digunakan untuk mengairi tanaman yang menjadi sumber makanan hewan dan manusia. Allah swt berfirman,

لِّنُحْيِيَ بِهٖ بَلْدَةً مَّيْتًا وَّنُسْقِيَهٗ مِمَّا خَلَقْنَآ اَنْعَامًاوَّاَنَاسِيَّ كَثِيْرًا

“Agar (dengan air itu) kami menghidupkan negeri yang mati (tandus), dan kami memberi minum sebagian apa yang telah kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak”

Baca juga: Inilah Keutamaan dan Manfaat Buah dalam Al Quran

Di ayat lain Allah swt berfirman,

هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً لَّكُمْ مِّنْهُ شَرَابٌ وَّمِنْهُ شَجَرٌ فِيْهِ تُسِيْمُوْنَ

“Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kami, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, padanya kamu menggembalakan ternakmu.”(QS. An-Nahl: 10)

Menyuburkan segala jenis tumbuh-tumbuhan.

Bagi mereka yang bekerja di bidang pertanian dan perkebunan, hujan menjadi salah satu kontribusi bagi keberhasilan panen yang baik. Saat curah hujan turun normal, maka tanaman yang ada diladang perkebunan dan pertanian menjadi subur, sehingga hasil panen akan menuai keuntungan seperti yang diharapkan.

Allah swt berfirman,

وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً مُّبٰرَكًا فَاَنْبَتْنَابِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الْحَصِيْدِ

“Dan dari langit kami turunkan air yang memberi berkah lalu kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen”(Q.S. Qaf: 9)

Lebih spesifik lagi dijelaskan dalam ayat berikut,

يُنْبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَ الزَّيْتُوْنَ وَ النَّخْلَ وَالْاَعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

“Dengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan untuk kamu tanaman-tanaman, zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berfikir”(QS. An-Nahl: 11)

Baca juga: Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 261: Keutamaan Sedekah

Salah satu fenomena alam yang mendatangkan rezeki

Bisa jadi turunnya hujan akan mendatangkan rezeki kepada kita. Salah satunya adalah berupa kelimpahan panen. Allah swt, berfirman,

الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَآءَ بِنَآءً ۖ وَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚ فَلَا تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

“ (Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan)itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui”(QS. Al-Baqarah: 22)

Di sisi lain, hujan pun menjadi penyebab ditemukannya alat berupa payung. Nah, pada saat musim hujan, otomatis para pedagang payung akan mendapatkan keutungan dari menjajakan barangnya untuk digunakan orang-orang agar tidak basah saat beraktivitas dijalanan.

Seperti itulah manfaat hujan yang dapat dirasakan langsung dalam kehidupan kita sehari-hari. Andaikan hujan malah menimbulkan mudharat bagi kehidupan kita, bisa jadi itu merupakan petunjuk dari Allah bahwa manusialah penyebabnya (Q.S. Ar-Rum: 41), karena tidak memaksimalkan manfaat yang dianugerahkan oleh-Nya.

Semoga kita menjadi manusia yang selalu bersyukur atas segala rahmat yang diberikan Allah swt kepada kita dan menjadikan kita sebagai pribadi yang bersyukur, walaupun hanya dengan cara memperhatikan dan memaknai apa yang manfaat yang dapat kita pelajari dari penciptaan hujan.

Harfin
Mahasiswa Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto, aktif di CRIS Foundation
- Advertisment -

ARTIKEL TERBARU

Kiat-kiat pencegahan kemiskinan dalam Al-Quran

Al-Quran dan Upaya Pengentasan Kemiskinan

0
Islam mengajarkan kepada penganutnya untuk memperhatikan segala aspek sosial kepada saudara Muslim lainya atau manusia pada umumnya. Salah satu yang ditekankan oleh Islam dalam...