Beranda Khazanah Al-Quran Lima Makna Lafazh Rahmah dalam Al-Qur’an

Lima Makna Lafazh Rahmah dalam Al-Qur’an

Lafadz Rahmah  (رَحْمَةٌ) berasal dari akar kata rahima-yarhamu-rahmah (رَحِمَ ـ يَرْحَمُ ـ رَحْمَةً ) , yang tersusun atas 3 huruf yakni ra, ha dan mim. Dalam kitab yang berjudul  Mu’jam Maqayis al-Lughah, Abu Hasan Ahmad Ibnu Faris menyebutkan huruf ra, ha dan mim memiliki makna “kelembutan hati, belas kasih dan kehalusan”.

Dari akar kata ini pula lahirlah kata rahima yang bermakna “ikatan darah, hubungan persaudaraan, atau hubungan keluarga”. Perempuan sebagai tempat dititipkan dan terlahirnya anak yang akan menerima limpahan cinta, kasih sayang serta kelembutan hati kemudian diberi penamaan pada peranakan perempuan yang disebut rahim.

Ar-Raghib al-Ashfahani  menguraikan dalam kitabnya yang berjudul al-Mufradat fi Gharib al-Qur’an bahwa lafadz rahmah adalah belas kasih yang menuntut kebaikan kepada apa yang dikasihi. Kata Rahmah terkadang juga digunakan dengan sebutan ( الرَّقَّة اْلُمَجَّرَدَةُ) ar-riqatul mujarradah yang berarti “belas kasih semata-mata” dan terkadang juga menggunakan sebutan al-ihsanul mujarrad dun ar-riqqah ( الإِحْسَانُ اْلمُجَرَّدُ دُوْنَ الرِّقَّةِ ) yang berarti “kebaikan semata-mata tanpa adanya belas kasih”. Contohnya, jika kata rahmah disandarkan kepada Allah swt, maka makna yang muncul ialah kebaikan semata-mata. Dan sebaliknya, jika kata tersebut disandarkan kepada manusia, maka makna yang muncul ialah rasa simpati semata.

Baca juga: Kajian Semantik Kata Nisyan (Lupa) dan Berbagai Konteksnya dalam Al-Quran

Melanjutkan pendapat al-Ashfahani dalam riwayatnya, menyatakan pula bahwa rahmah yang bersumber dari Allah swt disebut sebagai in’am ( إِنْعَامٌ ) yang berarti “karunia atau anugerah” dan ifdhal (إِفْضَالُ) yang berarti kelebihan. Sedangkan rahmah yang bersumber dari manusia disebut dengan riqqah ( رِقَّةٌ ) yang berarti belas kasih. Senada dengan al-Ashfahani, Muhammad bin Mukarram bin Manzur di dalam Lisan al-‘Arab menyebutkan bahwa orang Arab membedakan antara kata rahmah yang disandarkan kepada manusia dan yang disandarkan kepada Allah swt.

Rahmah yang disandarkan kepada manusia disebut riqqatul-qalbi wa ‘athfuhu yang artinya yang memiliki kelembutan hati dan belas kasihnya, sedangkan kata Rahmah yang disandarkan kepada Allah swt disebut ‘athfuhu wa Ihsanuhu wa rizquhu yang artinya belas kasih, kebaikan dan rezeki-Nya.

Lafadz Rahmah dengan berbagai derivasinya disebutkan sebanyak 327 kali di dalam Al-Qur’an, yang terbagi ke dalam bentuk kata kerja masa lampau (fi’il madhi) sebanyak 8 kali, dalam bentuk fi’il mudhari’ sebanyak 15 kali, dan dalam bentuk perintah (fi’il amr) sebanyak 5 kali. Dan selebihnya penggunaan kata rahmah dalam al-Qur’an dijumpai sebagai isim (kata benda) dengan beragam bentuknya sebanyak 173 kali.

Kata rahmah yang digunakan di dalam Al-Qur’an hampir semuanya mengarah kepada Allah swt. sebagai subjek utama pencurah rahmah. Dengan kata lain, segala aspek kehidupan yang telah dituliskan dalam Al-Qur’an berupa kata rahmah berkaitan dengan kasih sayang kebaikan, dan anugerah berupa rezeki Allah Swt terhadap makhluk-Nya.

Baca juga: Hukum Memanfaatkan Kulit Bangkai Menurut Al-Quran dan Sunah

Istilah ar-Rahmah diberbagai derivasinya dalam al-Qur’an memiliki pesan dan beberapa makna. Banyak sekali kita jumpai ayat yang membahas keluasan dan kelimpahan Rahmah Allah Swt. Dengan berlimpahnya rahmah Allah, Al-Qur’an mengungkapkan bahwa rahmah Allah swt meliputi alam semesta secara keseluruhan termasuk juga manusia didalamnya.

Bila kita selami lebih dalam samudera al-Qur’an, akan banyak sekali kita temui makna lafadz rahmah. Namun pada tulisan kali ini penulis hanya sertakan sebanyak 5 makna kata rahmah. Diantaranya yakni bermakna agama islam bermakna (QS. Asy-Syura [42] : 8), bermakna surga (QS. Al-Jatsiyah : 30), bermakna hujan (QS. Al-A’raf : 57), bermakna keimanan (QS. Hud [12] : 28), dan bermakna pertolongan (QS. Al-Ahzab [33] : 17).

  1. Rahmah Bermakna Agama Islam

وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَهُمۡ أُمَّةً۬ وَٲحِدَةً۬ وَلَـٰكِن يُدۡخِلُ مَن يَشَآءُ فِى رَحۡمَتِهِۦ‌ۚ وَٱلظَّـٰلِمُونَ مَا لَهُم مِّن وَلِىٍّ۬ وَلَا نَصِيرٍ ٨

Artinya : “Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat [saja], tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong.” (QS. Asy-Syura [42] : 8)

Sesuai ayat diatas kata Rahmah dimaknai sebagai Islam. Yakni Allah akan memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya kedalam rahmat-Nya berupa agama Islam, nikmat iman beserta syari’at yang sempurna dan lengkap sesuai risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw.

  1. Rahmah Bermakna Surga

فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَيُدۡخِلُهُمۡ رَبُّمۡ فِى رَحۡمَتِهِۦ‌ۚ ذَٲلِكَ هُوَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡمُبِينُ ٣٠

Artinya : “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya [surga]. itulah keberuntungan yang nyata.” (Qs.Al-Jatsiyah [45] : 30)

  1. Rahmah Bermakna Hujan

وَهُوَ ٱلَّذِى يُرۡسِلُ ٱلرِّيَـٰحَ بُشۡرَۢا بَيۡنَ يَدَىۡ رَحۡمَتِهِۦ‌ۖ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَقَلَّتۡ سَحَابً۬ا ثِقَالاً۬ سُقۡنَـٰهُ لِبَلَدٍ۬ مَّيِّتٍ۬ فَأَنزَلۡنَا بِهِ ٱلۡمَآءَ فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦ مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٲتِ‌ۚ كَذَٲلِكَ نُخۡرِجُ ٱلۡمَوۡتَىٰ لَعَلَّكُمۡ تَذَڪَّرُون ٥٧

Artinya : “Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya [hujan]; hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran” (QS. Al-A’raf [7] : 57)

Baca juga: Surah Al-Baqarah [2] Ayat 216: Sesuatu Yang Tidak Disukai Belum Tentu Tidak Baik

  1. Rahmah Bermakna Keimanan

قَالَ يَـٰقَوۡمِ أَرَءَيۡتُمۡ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ۬ مِّن رَّبِّى وَءَاتَٮٰنِى رَحۡمَةً۬ مِّنۡ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتۡ عَلَيۡكُمۡ أَنُلۡزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمۡ لَهَا كَـٰرِهُونَ ٢٨

Artinya : Berkata Nuh: “Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat [keimanan] dari sisi-Nya…”(QS. Hud [12] : 28)

  1. Rahmah Bermakna Pertolongan

قُلۡ مَن ذَا ٱلَّذِى يَعۡصِمُكُم مِّنَ ٱللَّهِ إِنۡ أَرَادَ بِكُمۡ سُوٓءًا أَوۡ أَرَادَ بِكُمۡ رَحۡمَةً۬‌ۚ وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيًّ۬ا وَلَا نَصِيرً۬ا ١٧

Artinya : “Katakanlah: “Siapakah yang dapat melindungi kamu dari [takdir] Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat [pertolongan] untuk dirimu?” Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah” (QS. Al-Ahzab [33] : 17)

Kendati demikian, kata ar-Rahmah tidak bisa kita artikan maknanya hanya terbatas pada belas kasih, atupun anugerah Allah swt berupa surga dan nikmat lainnya. Namun, dapat dipahami bahwa makna kata ar-Rahmah dalam al-Qur’an sangat luas cakupan maknanya, dan begitu pula pemakaian kata sesudah maupun sebelumnya sehingga mempengaruhi makna kata rahmah itu sendiri yang sesuai dengan konteks dan relevan dengan tujuan ungkapannya. Wallahu a’lam bishshowab.

 

Dinda Duha Chairunnisa
Mahasiswi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Advertisment -

ARTIKEL TERBARU

Tipologi Penafsiran Menurut Johanna Pink

Tipologi Penafsiran Al-Quran Menurut Johanna Pink (Part I)

Penafsiran Al-Qur’an pasca era kanonisasi terus mengalami perkembangan. Perkembangan penafsiran ini kemudian menemukan momentum geliatnya di zaman klasik dan pertengahan, ditandai dengan begitu banyaknya...