Khoirul Athyabil Anwari

Khoirul Athyabil Anwari, Santri Pondok Pesantren Al-Imdad, Bantul, Yogyakarta. Minat pada kajian keislaman. Bisa disapa di Twitter (@ath_anwari)

Artikel Terbaru

Tafsir Ahkam: Benarkah Hanya Debu yang Dapat Dibuat Bertayamum?

Tayamum adalah alternatif bersuci tatkala tidak mendapati, tidak bisa mendekati atau tidak dapat menggunakan air. Banyak umat muslim juga yang meyakini bahwa tayamum adalah...

Belajar Puasa Media Sosial Melalui Dua Kisah dalam Al-Quran

Hari ini kita melihat media sosial telah menjadi kebutuhan manusia modern. Hampir tidak ditemukan seseorang yang tidak memiliki akun media sosial. Artikel ini akan...

Kelebihan Ilmu Pengetahuan dan Keutamaan Orang yang Berilmu Menurut Al-Quran dan Hadis

Ilmu adalah seperangkat pengetahuan yang dianugerahkan oleh Allah kepada seseorang. Ilmu pengetahuan menjadi modal yang sangat penting dalam menjalani kehidupan ini. Kalau sudah memiliki...

Tafsir Surah Al-Qalam ayat 19-32

Tafsir Surah Al-Qalam ayat 19-32 melanjutkan kisah tentang pemilik kebun pada tafsir ayat sebelumnya. Karena keserakahan dengan tidak mengeluarkan hak-hak orang miskin dari kebun...

Tafsir Surah Al-Qalam ayat 14-18

Tafsir Surah Al-Qalam ayat 14-18 melanjutkan perintah Allah mengenai interaksi sosial pada ayat 10-13, ditegaskan bahwa jangan sekali-kali umat Islam mengikuti orang-orang yang memiliki...

Tafsir Surah Al-Qalam ayat 10-13

Tafsir Surah Al-Qalam ayat 10-13 berbicara mengenai beberapa perintah serta pengingat kepada Nabi Muhammad dalam berinteraksi sosial, peringatan ini berlaku pula terhadap umat Islam...

Artikel Penulis

Syair Jahili dalam Penafsiran Al-Quran

Syair merupakan produk kebudayaan sangat luhur yang dicapai oleh bangsa Arab. Tidak syak lagi jika Al-Quran turun di tanah Arab, bangsa Arab, sebuah bangsa yang telah mencapai titik termatang dalam kesusastraannya. Syair Arab sendiri jika ditinjau dari...

Ragam Qiraat Sebagai Hujah Kebahasaan, Antara Mazhab Basrah dan Kufah

Syauqi Dhaif menukil pendapat para ahli nahwu mengatakan bahwa setidaknya ada dua faktor yang melatarbelakangi munculnya ilmu nahwu. Pertama, faktor agama. Yaitu merebaknya kesalahan (lahn) pembacaan al-Quran setelah Islam menyebar ke seluruh Jazirah Arab. Di situlah fenomena...

Makna Tujuh Huruf (Sab’atu Ahruf) dalam Qiraat Al-Quran Menurut Ibn Qutaibah

Barangkali, salah satu tema yang debatable dalam khazanah Ulumul Quran adalah soal hadis tentang Al-Quran dibaca dengan ‘tujuh huruf’  yang—salah satunya—diriwayatkan oleh Ubai bin Ka’b sebagai berikut;  عن أُبَّي بن كَعْب قال: قال لِي رَسُولُ الله صَلّى الله...

Al-Quran: Antara Ragam Qiraat dan Sumber Ilmu Nahwu

Jika berbicara tentang ragam qiraat Al-Quran dan kaitannya dengan ilmu Nahwu, maka uraian tentang lahjah (dialek) masyarakat Arab tidak bisa dilewatkan, karena hal ini sumber dari dua ‘persoalan’ tadi. Al-Qattan dalam Mabahits fi Ulum Al-Quran menjelaskan bahwa...

Memaknai Kandungan al-Quran dan Perintah Iqra’

Layaknya ujung jarum dicelupkan ke dalam samudera kemudian diangkat, seperti itulah perumpamaan pengetahuan manusia terhadap isi kandungan al-Quran. Ilmu manusia hanyalah tetesan yang jatuh dari ujung jarum sedangkan Kalam Allah (Al-Quran) adalah samudera. Perumpamaan itu dapat kita...

Abu Manshur Al-Khayyat, Pendikte Al-Quran yang Masuk Surga sebab Mengajarkan Al-Fatihah

Abu Manshur al-Khayyat memiliki nama asli Muhammad bin Ahmad bin Ali bin Abd al-Razzaq al-Syairazi al-Baghdadiy al-Khayyat. Ia merupakan seorang pendikte bacaan Al-Quran atau yang kita kenal sebagai muqri’, yang secara leksikal berarti orang yang membacakan Al-Quran....