Nor Lutfi Fais

Santri TBS yang juga alumnus Pondok MUS Sarang dan UIN Walisongo Semarang. Tertarik pada kajian rasm dan manuskrip kuno.

Artikel Terbaru

Tafsir Surah Ar-Rum Ayat 46: Empat Manfaat Angin

Angin merupakan salah satu sumber energi yang memberi segenap manfaat bagi kehidupan manusia. Menurut sebuah penelitian, energi angin merupakan energi terbarukan yang cukup berkembang...

Tafsir Tarbawi: Perintah Bersungguh-sungguh dalam Belajar

“Man jadda wajada” (siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan mencapai apa yang dicita-citakan), demikian ungkapan kata mutiara (mahfudzat) yang sering didengar. Bersungguh-sungguh belajar dan tekun...

Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 36: Bantahan Terhadap Misoginis

Misoginis merupakan istilah untuk orang yang memiliki kebencian atau rasa tidak suka terhadap perempuan secara ekstrem. Perilakunya sendiri disebut dengan misogini. Hampir sebagian besar...

Lima Kriteria Seorang Guru yang Tergambar dalam Al-Qur’an

“Menjadi seorang guru adalah menjadi teladan”. Demikianlah ungkapan singkat namun penuh makna. Peran guru sebagai sosok digugu dan ditiru sampai kapanpun takkan pernah terganti....

Tafsir Surah Ibrahim Ayat 6-7: Mengisi Momen Kemerdekaan dengan Bersyukur

Kini, kita telah tiba pada hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-77 tahun. Usia kemerdekaan ini merupakan pencapaian yang begitu besar mengingat perjuangan para...

Kritik Alquran Terhadap Kesenjangan Sosial

Sejak awal penurunan, Alquran melontarkan kritik terhadap kesenjangan sosial yang terjadi di kalangan masyarakat Mekah. Kritik tersebut merupakan langkah untuk menciptakan tatanan masyarakat yang...

Artikel Penulis

Mengenal Edisi Mushaf Standar Indonesia

Penelusuran terhadap perjalanan pembakuan rasm pada Mushaf Standar Indonesia (MSI) menuntut penulis untuk juga menelusuri edisi-edisi MSI berikut dengan terbitannya. Hal ini karena pembakuan rasm pada MSI dilakukan secara gradual melalui pembenahan dan penyempurnaan di setiap edisi...

Ragam dan Nilai Filosofis Iluminasi dalam Mushaf Kuno

Salah satu elemen yang masuk dalam kajian mushaf kuno adalah iluminasi. Iluminasi sendiri secara umum dapat diartikan sebagai hiasan naskah yang bersifat abstrak yang berfungsi sebagai unsur estetik serta ‘penerang’ (illumination: pencerah) atau pemertinggi teks. Ia dapat...

Mushaf Kuno dan Ekonomi Kreatif

Beberapa waktu yang lalu (25/05/22), saya berkesempatan mengikuti sebuah forum diskusi yang diselenggarakan oleh PR-MLTL-BRIN, singkatan dari Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan-Badan Riset dan Inovasi Nasional. Meski terlambat, setidaknya ada dua poin penting yang saya...

Interpretasi Sejarah Mushaf Blawong

Pada tulisan yang lalu berjudul Telaah Nisbat KeSayaan Mushaf Blawong, di bagian akhir, saya sempat melemparkan pertanyaan mengenai siapa penulis Mushaf Blawong, atau setidaknya pertanyaan senada yang mencoba menelusuri asal keberadaan mushaf tersebut. Nah, dalam tulisan kali...

Telaah Nisbat Kepenulisan Mushaf Blawong

Dalam tulisan berjudul Belajar Skeptis dari Ali Akbar, saya menyebutkan bahwa nisbat kepenulisan Mushaf Blawong milik masyarakat Gogodalem tidak dapat disandarkan pada Mbah Jamaluddin. Di sana, saya sempat menyinggung penggunaan kertas Eropa sebagai argumentasi. Bahwa kertas Eropa...

Idah Pria Perspektif Hukum Positif di Indonesia

Teman-teman pegiat kajian tafsir mungkin telah mendengar tentang haid (menstruasi) yang juga dapat terjadi pada kaum pria. Namun, sudahkah mendengar bahwa mereka juga diharuskan menjalani idah? Bagi yang baru mendengar, penjelasan haid bagi kaum pria dapat dirujuk pada...