Nor Lutfi Fais

Santri TBS yang juga alumnus Pondok MUS Sarang dan UIN Walisongo Semarang. Tertarik pada kajian rasm dan manuskrip kuno.

Artikel Terbaru

Surah Al-Baqarah Ayat 282: dari Pencatatan Manual ke Aplikasi Pengelola Keuangan

Melihat begitu kompleksnya kebutuhan manusia, dan beberapa keahlian yang berbeda-beda antara manusia yang satu dengan yang lain, mendorong manusia untuk saling berinteraksi sosial yang...

Empat Kosakata Makan dan Makanan dalam Alquran

Makan makanan yang halal dan baik merupakan tuntunan agama. Makanan disebut halal ketika ia termasuk makanan yang boleh dimakan dan didapatkan dengan cara yang...

Meski Zaman Telah Berubah, Pendidik Tetap Perlu Ada

Sebagai salah satu komponen pendidikan, pendidik memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Dalam cakupan yang lebih rinci, peran pendidik seperti guru adalah sebagai pengajar,...

Etika Bermedia Sosial dalam Pandangan Alquran

Kemajuan dalam bidang teknologi menuntut setiap orang cepat beradaptasi jika tidak ingin ketinggalan zaman. Salah satu dampak positif dari kemajuan teknologi adalah mudahnya mendapatkan...

Refleksi Q.S. Annaml Ayat 17-18: Etika Berlalu Lintas Qur’ani

Jalan merupakan salah satu sarana kehidupan yang memiliki urgensi tinggi bagi eksistensi manusia. Bagaimana tidak, jalan sebagai media transportasi sangat berperan terhadap mobilitas masyarakat...

Potensi Keragaman Qiraah dalam Mushaf Blawong Gogodalem

Seperti halnya rasm yang lazim menggunakan campuran antara ‘utsmaniy dan imla’iy, qira’ah dalam mushaf kuno Nusantara juga lazimnya mengikuti bacaan imam ‘Ashim (w. 128...

Artikel Penulis

Potensi Keragaman Qiraah dalam Mushaf Blawong Gogodalem

Seperti halnya rasm yang lazim menggunakan campuran antara ‘utsmaniy dan imla’iy, qira’ah dalam mushaf kuno Nusantara juga lazimnya mengikuti bacaan imam ‘Ashim (w. 128 H.) dari riwayat Hafsh (w. 180 H.). Kelaziman ini menurut M. Isom Yoesqi,...

Kajian Rasm dalam Mushaf Kuno Nusantara

Satu kelaziman dalam mushaf kuno Nusantara adalah penulisan ayat Alquran yang menggunakan rasm (gaya tulis) campuran, imla’iy dan ‘utsmaniy. Rasm imla’iy adalah gaya penulisan berdasarkan kaidah penulisan konvensional, sedangkan rasm ‘utsmaniy adalah gaya penulisan yang berdasarkan mushaf...

Resepsi Masyakat Jawa atas Fadla’il al-Qur’an (Keutamaan Al-Quran)

Fenomena penerimaan (resepsi) masyarakat terhadap Al-Qur’an oleh beberapa pengkaji Al-Qur’an dipandang sebagai sesuatu yang tidak semestinya. Hal ini dikarenakan adanya anggapan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab yang berisi petunjuk (hudan), yang karenanya harus dipahami, dikaji dan digali maksud...

Perbandingan Mushaf Al-Qur’an Standar Usmani Indonesia dan Aplikasi Qur’an Kemenag

Seperti yang telah penulis kemukakan pada tulisan yang lalu (baca selengkapnya: Menyoal Kelaziman Waqaf Lazim dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia (Part 2)), bahwa temuan perbedaan pembubuhan tanda waqaf hanya penulis dasarkan pada mushaf-mushaf cetak non-Kemenag dan aplikasi...

Menyoal Kelaziman Waqaf Lazim dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia (Part 2)

Pasca publikasi yang penulis lakukan terhadap tulisan berjudul Menyoal Kelaziman Waqaf Lazim dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia, penulis mendapatkan feedback dari seorang kawan yang isinya mempertanyakan standar penetapan waqaf lazim dalam mushaf Al-Qur’an. Menurutnya, ada beberapa waqaf...

Menyoal Kelaziman Waqaf Lazim dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia

Pada tulisan yang lalu berjudul Problematika Tanda Waqaf dalam Mushaf Al-Qur’an, penulis telah menyinggung bahwa berdasar dhawuh Ibn al-Jazariy, tidak ada satu pun waqaf yang bersifat wajib dan mengikat. وَلَيْسَ فِي الْقُرآنِ مِنْ وَقْفٍ وَجَبْ * وَلَا حَرَامٌ...