Beranda Khazanah Al-Quran Kalimat Basmalah dalam Al-Quran dan Memahami Maknanya dengan Metode Tadabbur

Kalimat Basmalah dalam Al-Quran dan Memahami Maknanya dengan Metode Tadabbur

Kalimat basmalah (بسملة) adalah bentuk dasar dari kata kerja basmala (بسمل). Arti dari kata keja ini adalah “Membaca bismillahir Rahmanir Rahim.” Dengan begitu kata basmalah (بسملة) artinya “pembacaan Bismillahir Rahmanir Rahim.” Kalau Anda berkata dalam kalimat bahasa Arab: هُوَ بَسْمَلَ, maka artinya adalah “Dia membaca bismillahir Rahmanir Rahim.”

Kalimat basmalah بسم الله الرحمن الرحيم ditemukan sebanyak 115 kali di dalam Al-Quran, dengan rincian sebagai berikut:

Pertama, 1 kalimat basmalah di awal surat Al-Fatihah dan diberi nomor 1. Pemberian nomor tersebut menunjukkan tanda bahwa kalimat basmalah itu adalah ayat pertama dari surat al-Fatihah. Karena itu, setipa kali Anda membaca al-Fatihah, maka Anda pun harus membaca basmalah itu, karena dia adalah ayat pertama.

Kedua, 1 kalimat basmalah terdapat di dalam surat al-Naml [27] ayat ke-30. Basmalah di dalam surat ini adalah salah satu ayat dari surat al-Naml. Satu-satunya kalimat basmalah yang terdapat di tengah surat Al-Quran.

Ketiga, 113 kalimat basmalah terdapat di setiap awal surat dan tidak diberi nomor. Ini menunjukkan bahwa kalimat basmalah ini bukanlah ayat pertama dari setiap surat, seperti pada surat al-Fatihah. Satu-satunya surat yang tidak diawali dengan kalimat basmalah adalah surat Al-Taubah, surat yang ke-9. Perpindahan bacaan dari surat yang satu ke surat yang lain harus diawali dengan kalimat basmalah, kecuali pada surat al-Taubah. Ketika Anda membaca surat al-Taubah langsung baca ayat pertama, tanpa diawali dengan basmalah.

Ada 1 basmalah (بسم الله) tanpa penyebutan الرحمن الرحيم terdapat di dalam surat Hud [11] ayat ke-41.

Kalimat بسم الله الرحمن الرحيم adalah kalimat Allah yang terdapat di dalam Al-Quran, yang mudah diucapkan, mudah dibaca, dan mudah dipahami maknanya. Artinya sangat mudah dan sangat sederhana, yaitu “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Tadabbur terhadap kalimat basmalah tidak hanya kita memahami artinya, tidak hanya memahami maknanya, tetapi juga harus mendalami kandungannya dan menghayati isinya, serta mengamalkannya.

Baca Juga: Memahami Kalimat Ta’awwudz Sebelum Membaca Al-Quran dengan Metode Tadabbur

Kalimat بسم الله mengandung makna yang dalam. Ketika Anda membaca kalimat ini, Anda harus menghayati maknanya bahwa Aku menyebut nama Allah, Zat Yang Maha Agung, Zat Yang Maha Esa, Zat Yang Maha Kuasa, Zat yang harus disembah, yang tidak ada Tuhan selain Dia, dan tidak ada sekutu bagi-Nya.

Kata الرحمن mengandung makna yang sangat dalam. Ketika Anda membaca kata ini, Anda harus menghayati maknanya bahwa Allah yang Maha Esa, Maha Kuasa itulah yang dapat memberikan rahmat, karunia, dan nikmat kepada semua makhluk-Nya, hamba-hamba-Nya yang ada di dunia ini, termasuk aku yang mendapatkan-Nya. Seandainya bukan karena rahmat-Nya, aku tidak akan dapat menjalani kehidupan di dunia ini dengan baik dan sempurna.

Kata الرحيم juga mengandung makna yang sangat dalam. Ketika Anda membaca kata ini, Anda harus menghayati maknanya bahwa Allah yang Maha Esa, Maha Kuasa itulah yang memiliki dan menguasai hari kemudian, hari akhirat, yang dapat memberikan rahmat, karunia, dan nikmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang telah menaati perintah-Nya sewaktu berada di dunia ini. Karena rahmat-Nya, manusia yang saleh mendapat rahmat-Nya (surga-Nya) di akhirat. Seandainya bukan karena rahmat-Nya, manusia di akhirat nanti tidak diampuni dosanya, tidak diberinya ganjaran pahala yang berlipat ganda, dan tidak dimasukkannya ke dalam surga.

Baca Juga: Mengapa Surat At-Taubah Tanpa Basmalah? Begini Penjelasannya Dalam Tafsir Al-Mishbah

Oleh sebab itulah, setiap kali kita mengawali sesuatu dalam kehidupan kita, dalam kegiatan kita sehari-hari, maka mulailah pekerjaan itu dengan mengucapkan atau membaca kalimat بسم الله الرحمن الرحيم untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat-Nya. Maknanya adalah kita bermohon kepada Allah agar apa yang kita lakukan, apa yang kita ucapkan, dan apa saja yang hendak kita perbuat untuk kebaikan, maka mulailah dengan membaca kalimat بسم الله الرحمن الرحيم, agar kita mendapatkan rahmat-Nya di dunia dan di akhirat.

Ahmad Thib Raya
Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dewan Pakar Pusat Studi Al-Quran (PSQ)
- Advertisment -

ARTIKEL TERBARU

tafsir surah as-sajdah

Tafsir Surah As-Sajdah Ayat 15-16

0
Tafsir Surah As-Sajdah Ayat 15-16 ini membicarakan mengenai orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Al-Qur'an dan mengakui bahwa Muhammad itu adalah rasul Allah. Dan tanda...