BerandaTafsir TahliliTafsir Surah Az-Zumar Ayat 72-73

Tafsir Surah Az-Zumar Ayat 72-73

Tafsir Surah Az-Zumar Ayat 72-73 secara umum menjelaskan bagaimana bahagianya orang yang beriman ketika mendapati surga, tempat yang dijanjikan oleh Allah untuk mereka yang sabar dalam ketaatan. Sebaliknya, kondisi orang yang ingkar begitu malang, mereka mendapati neraka dengan beragam siksaan, pun akan kekal didalamnya.


Baca Sebelumnya: Tafsir Surah Az- Zumar Ayat 70-71


Ayat 72

Dengan pengakuan atas kesalahan mereka itu, malaikat menyuruh mereka untuk masuk ke dalam neraka Jahanam. Mereka akan kekal di dalamnya selama-lamanya, tak ada yang dapat keluar walaupun sejenak, karena neraka itu tempat yang layak untuk kediaman orang-orang yang takabur lagi sombong. Neraka adalah tempat yang paling buruk penuh dengan siksaan dan penderitaan.

Ayat 73

Pada ayat ini dijelaskan bahwa orang-orang mukmin yang bertakwa dengan penuh penghormatan dituntun menuju surga Jannatun Na’im. Mereka mendapati pintunya telah terbuka lebar dan di sana telah menunggu para penjaga pintu itu dengan penuh hormat dan hikmat sambil mengucapkan kepada mereka “Assalamu ‘alaikum”.

Itu adalah ucapan selamat datang bagi mereka dan memohonkan doa kepada Allah semoga tetap berbahagia dengan karunia dan nikmat yang disediakan untuk mereka di dalam surga ini. Kemudian mereka dipersilahkan dengan hormat agar segera masuk ke dalam surga dan dikatakan kepada mereka, “Kamu kekal di dalamnya buat selama-lamanya.”

Para Mukminin itu datang berombongan. Rombongan pertama ialah orang-orang yang paling dekat kepada Allah dan paling tinggi derajatnya di sisi-Nya sesuai dengan iman, takwa, dan amal saleh mereka di dunia.

Rombongan yang kedua adalah orang-orang yang lebih rendah derajatnya dari rombongan yang pertama.

Demikianlah seterusnya sampai semua kaum Muslimin masuk ke dalamnya. Pintu surga terbuka bagi mereka sebagaimana disebutkan pula pada ayat lain:

هٰذَا ذِكْرٌ ۗوَاِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ لَحُسْنَ مَاٰبٍۙ ٤٩  جَنّٰتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ الْاَبْوَابُۚ  ٥٠

Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) tempat kembali yang terbaik, (yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. (Shad/38: 49-50).

Dalam surga itu mereka memperoleh berbagai macam kenikmatan dan kesenangan yang belum pernah terpikirkan oleh siapa pun di dunia ini. Nikmat dan karunia yang demikian itu dapat dicapai dengan berbagai macam amal dan ibadah yang dikerjakan oleh manusia selama hidupnya di dunia.


Baca Juga : Cara Jamuan Disuguhkan untuk Ahli Surga dalam Surah Al-Insan Ayat 5


Diterangkan oleh hadis yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dari Umar bin Khatthab bahwa Rasulullah pernah bersabda:

مَا مِنْكُمْ أَحَدٌ يَتَوَضَّأُ فَيُسْبِغُ الْوُضُوْءَ ثُمَّ يَقُوْلُ: أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُوْلُهُ إِلاَّ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ.( رواه مسلم وغيره)

Siapa di antara kamu yang berwudu dengan sempurna kemudian dia mengucapkan, “Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan Allah, niscaya akan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang banyaknya delapan buah dan dia dibolehkan masuk dari pintu mana saja yang ia sukai. (Riwayat Muslim dan selainnya).

Diriwayatkan pula dari Abµ Hurairah bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:

أَوَّلُ زُمْرَةٍ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةِ الْبَدْرِ، وَالَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ علَىَ ضَوْءِ أَشَدَّ كَوْكَبٍ دُرِيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً. (رواه البخاري و مسلم)

Rombongan pertama yang masuk surga mukanya laksana bulan purnama (di malam keempat belas). Rombongan berikutnya mukanya cemerlang seperti bintang yang paling cemerlang di cakrawala (bintang kejora). (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Al-Bukhari dan Muslim juga meriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad bahwa Rasulullah bersabda:

فِى الْجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ مِنْهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانُ لاَ يَدْخُلُهُ إِلاَّ الصَّائِمُوْنَ.

Di dalam surga itu ada delapan buah pintu, salah satu pintu itu bernama ar-Rayyan. Pintu itu hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.

(Tafsir Kemenag)


Baca Setelahnya : Tafsir Surah Az-Zumar Ayat 72-73


Redaksi
Redaksihttp://tafsiralquran.id
Tafsir Al Quran | Referensi Tafsir di Indonesia
- Advertisment -spot_img

ARTIKEL TERBARU

Indonesia Raya

Menjaga Negara Sama Pentingnya dengan Menjaga Agama

0
Menjaga negara dan menjaga agama adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, karena keduanya saling terikat dan saling membutuhkan. Negara yang aman dan tenteram...