Beranda Tafsir Tahlili Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 43-46

Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 43-46

Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 43-46 menceritakan kisah kaum terdahulu yang mengingkari peringatan Allah swt. terhadap adzab-adzab yang akan diberikan kepada mereka karena kemungkaran yang dilakukannya. Padahal, ketika adzb itu diturunkan mereka tidak bisa lagi mengelaknya. Diantara kisah yang disebutkan dalam Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 43-46 ini yakni kisah kaum Tsamud dan kaum Nabi Nuh. Dari Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 43-46 ini mengingatkan bahwa kita tidak dapat menghindari adzab yang Allah turunkan. Oleh Karena itu sudah sepatutnya kita berhati-hati dengan setiap perbuatan yang akan dilakukan.


Baca Sebelumnya: Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 37-42


Ayat 43-44

Dalam ayat ini Allah swt menerangkan kisah kaum Tsamud yang berisi nasihat bagi yang sadar dan yang memikirkan tanda-tanda kenyataan adanya Tuhan. Yaitu ketika Nabi Saleh mengatakan kepada mereka agar bersenang-senang di rumah mereka sampai datang azab Tuhan. Ayat lain yang senada maksudnya, Allah berfirman:

تَمَتَّعُوْا فِيْ دَارِكُمْ ثَلٰثَةَ اَيَّامٍ ۗذٰلِكَ وَعْدٌ غَيْرُ مَكْذُوْبٍ

Bersukarialah kamu semua di rumahmu selama tiga hari. Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan. (Hud/11: 65);Setelah melalui tiga hari yang dijanjikan, Allah membinasakan mereka dengan azab yang berupa petir sebagaimana firman Allah berikut:

وَاَمَّا ثَمُوْدُ فَهَدَيْنٰهُمْ فَاسْتَحَبُّوا الْعَمٰى عَلَى الْهُدٰى فَاَخَذَتْهُمْ صٰعِقَةُ الْعَذَابِ الْهُوْنِ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ    ١٧

Dan adapun kaum Tsamud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan. (Fussilat/41: 17)

Kemudian setelah itu diturunkan kepada mereka azab yang tidak akan bisa mereka tolak. Akan tetapi mereka mengatakan bahwa semua itu hanyalah kabar bohong belaka, bahkan mereka berlaku sombong tanpa mengkhawatirkan akibat dari ancaman Tuhan tersebut. Maka selanjutnya Allah swt menurunkan petir dari langit menyambar mereka, dan menghapuskan mereka semuanya, mereka melihat dan mengalami kejadian itu. Bencana tersebut adalah balasan atas dosa mereka dan atas kejahilan yang mereka lakukan.


Baca Juga: Epidemiologi Al-Qur’an (2): Virus Sampar Dalam Kisah Nabi Shalih dan Kaum Tsamud


Ayat 45

Dalam ayat ini Allah swt menjelaskan bahwa mereka tidak dapat lolos dari malapetaka itu dan mereka tidak pula mendapatkan jalan keluar dan pertolongan dari siapapun, juga mereka tidak dapat tolong menolong antara mereka untuk menghindarkan diri dari siksaan Tuhan ketika itu.

Ayat 46

Ayat ini menerangkan bahwa Allah sebelumnya telah membinasakan kaum Nuh dengan badai atau topan yang melanda mereka karena kefasikan, kejahatan, serta pelanggaran yang mereka lakukan terhadap yang dilarang (diharamkan) Allah swt.

(Tafsir Kemenag)


Baca Setelahnya: Tafsir Surat Adz-Dzariyat Ayat 47

Redaksihttp://tafsiralquran.id
Tafsir Al Quran | Referensi Tafsir di Indonesia
- Advertisment -

ARTIKEL TERBARU

tentang fitnah

Penjelasan tentang Fitnah Lebih Kejam daripada Pembunuhan

0
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata fitnah diartikan sebagai perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti menodai nama...