Salman Al Farisi

Mahasiswa pasca (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Aktif kajian Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir

Artikel Terbaru

Terminologi Al-Basyar dalam Al-Qur’an: Manusia Sebagai Makhluk Biologis

Al-Quran adalah risalah langit yang diturunkan ke bumi sebagai hudan linnas, pedoman hidup bagi manusia. Karena itu, Al-Quran tidak luput untuk membicarakan eksistensi makhluk...

Tafsir Surah Al-Maidah Ayat 35: Menikah dapat Menjadi Wasilah Menuju Keberkahan Allah

Tujuan menikah disyariatkan antara lain untuk mendapatkan ketentraman, dan juga mencakup kebahagiaan (sakinah), yang dilandasi dengan mawaddah dan rahmah. Sudah tentu, ketentraman yang diperoleh...

Mengenal Asy-Syarbini dan Kitab Tafsir Sirajul Munir

A-Imam Al-‘Allamah Syamsuddin, Muhammad bin Muhammad Asy-Syarbini, Al-Qahiri Al-Syafi’i Al-Khatib adalah seorang ulama pengarang kitab Tafsir Sirajul Munir. Beliau seorang ahli fikih madzhab Syafi’i...

Download Tafsir Al-Azhar, Tafsir Bahasa Indonesia Karya Ulama Minangkabau

Tafsir Al-Azhar merupakan salah satu tafsir Al-Quran yang ditulis dengan bahasa Indonesia, karena kebetulan penulisnya berkebangsaan Indonesia. Penulisnya adalah ulama sekaligus sastrawan Tanah Air...

Hermeneutika Friedrich Schleiermacher dan Relevansinya dengan Tafsir Al-Qur’an

Banyak pemikiran hermeneutika yang digagas para sarjana Barat yang diadopsi sarjana muslim masa kini dalam mengembangkan kajian keislaman. Meski tidak jarang hal ini mendapatkan...

Perbedaan Pendapat Ulama Tentang Jumlah dan Pembagian Makhraj Huruf

Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai “bacaan yang mulia” yang dengannya manusia dapat membedakan antara yang haq dan yang batil, antara yang halal dan yang haram....

Artikel Penulis

Mencari Unsur Kemuliaan dalam Lafadz “Haram” Melalui Kacamata Isytiqaq Saghir

Pada tahun 2018, penulis melakukan penelitian di Jurnal Ushuluna mengenai pembacaan kata “haram” yang makna konotasinya kuat mengarah kepada wilayah fiqih. Bagaimana jika ia dibaca dengan menggunakan ilmu Isytiqaq Saghir? Konotasi “Haram” dalam Kajian Fiqih Dalam istilah fiqih, kata...

Ilmu Isytiqaq dan Diskursus Klasik Pelacakan Makna Term Al-Qur’an

Bagi Muslim, al-Qur`an merupakan kitab suci yang dijadikan sebagai teks-teks keagamaan selain Hadis. Menurut Abū Audah dalam Al-Tathawwur al-Dala`il baina Lughat Al-Syi’r wa Lughat al-Qur`an, masyarakat pra-Arab tidak mengenal kata “al-Qur`an” maupun kata “qara’a”. Maka pada artikel ini,...

Gagasan Isytiqaq Kabir Ibn Jinni, Kritik dan Apresiasinya

Berdasarkan literatur-literatur, dari empat jenis Isytiqāq (isytiqaq ṣaghir, isytiqaq kabir, isytiqaq akbar, dan isytiqaq kubbar). Varian yang memunculkan perdebatan di kalangan Ulama ialah Isytiqaq Kabir yang dipelopori oleh Al-Jinni. Perdebatan tersebut juga memunculkan apresiasi dan kritikan dalam...

Mengaplikasikan Ilmu Isytiqaq pada Lafadz Salat dalam Al-Quran

Pada tahun 2019, penulis menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan melakukan penelitian tentang pembacaan lafadz Salat (صلاة) yang sudah pahami secara umum dan pakem. Hanya saja, ketika wacana ini dibaca melalui Ilmu...

Isytiqaq Saghir: Cara Kerja dan Perannya dalam Melacak Makna Bahasa

Berdasarkan literatur-literatur yang berkontribusi dalam pengembangan Isytiqaq, disebutkan ada empat jenis Isytiqāq tergantung pada varian polanya: isytiqaq Saghir, isytiqāq kabīr, isytiqāq akbar, dan isytiqāq kubbār. Artikel ini akan menjelaskan varian pola yang pertama, Isytiqaq Saghir, yang sudah...

Melacak Jejak Para Kontributor Pengembang Ilmu Isytiqaq

Dalam memahami suatu term asing, umumnya, pelacakan dimulai dari sisi etimologis. Salah satu potret tersebut ialah upaya Ulama klasik yang mencoba mencari makna Al-Quran yang secara garis besar terbagi dalam dua fase: 1) Al-Quran sebagai Musytaq (mengikuti...