Fawaidur Ramdhani

Alumnus Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya dan Dosen Ma’had Ali UIN Sunan Ampel Surabaya. Minat pada kajian tafsir Al-Quran Nusantara, manuskrip keagamaan kuno Nusantara, dan kajian keislaman Nusantara

Artikel Terbaru

Tradisi Membaca Awal Alquran saat Khataman

Salah satu kebiasaan yang berkembang di masyarakat saat melakukan khataman Alquran adalah membaca Surah Alfatihah dan beberapa ayat di awal Surah Albaqarah, seusai membaca...

Dua Macam Ujian Hidup

Dalam kehidupan di dunia, sebagian dari kita kerap kali mengeluh dengan kekurangan, kemiskinan, prestasi, dan lain sebagainya.  Lebih jauh, terkadang sebagian dari kita bahkan...

Tafsir Kebangsaan dan Etika terhadap Kitab Suci Agama Lain

Pembakaran Alquran menjadi topik yang mencuat di berbagai pemberitaan media daring (website dan media sosial) akhir-akhir ini. Hal ini terkait dengan aksi membakar Alquran...

Empat Kitab Tafsir yang Tak Terselesaikan oleh Penulisnya

Melimpahnya literatur tafsir di abad ini tak lepas dari keseriusan para mufasir terdahulu dalam menyusun karya tafsir. Mereka rela mengorbankan...

Analisis Makna Pegon pada Naskah Tafsir Jalalain

Tak hanya melalui kolofon dan kertas yang digunakan, usia sebuah naskah kuno juga dapat diketahui dengan melakukan analisis terhadap isi teks yang tertulis di...

Larangan Memuji Berlebihan

Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Oleh karena itu, Islam melarang melakukan sesuatu dengan berlebihan, makan  berlebihan, minum berlebihan, tidur berlebihan, tertawa berlebihan, cinta...

Artikel Penulis

Digiseksual dan Kecaman Alquran bagi Pelakunya

Kehadiran teknologi telah menyulap drastis pola hidup dan sudut pandang manusia. Alih-alih kaya manfaat, di tangan orang yang tidak tepat teknologi justru menjadi petaka dan momok menakutkan. Permisalan kongkret dari persoalan ini adalah gelombang digiseksual yang bisa...

Tafsir Kontekstual Gus Dur Seputar Moderasi Islam

Abdurrahman Wahid atau lebih akrap disapa Gus Dur adalah tokoh nasional yang mendunia. Ia dikenal luas sebagai sosok pejuang moderasi beragama. Walau pandangan-pandangannya yang ‘terlampau jauh’ seringkali membuat kebanyakan orang gagal paham. Ada satu buku milik Gus Dur...

Khazanah Tafsir Tarbawi di Indonesia (5): Metode dan Sumber Penafsiran

Layaknya tafsir-tafsir pada umumnya, Tafsir Tarbawi di Indonesia disusun berdasarkan metode yang dikehendaki oleh penulisnya. Literatur-literatur yang menjadi sumber rujukannya pun cukup beragam. Mulai dari tafsir-tafsir klasik Timur Tengah, tafsir lokal hingga literatur-literatus khusus tentang pendidikan dan...

Khazanah Tafsir Tarbawi di Indonesia (4): Motivasi dan Sistematika Penulisan

Setiap mufassir tentu memiliki motivasi yang berbeda-beda antara satu dan lainnya. Motivasi penulisan tafsir ini biasanya berkaitan erat dengan keinginan atau harapan dan ‘kepentingan’ yang dibawa oleh sang mufassir. Selain itu, setiap mufassir juga memiliki pilihan sistematika...

Khazanah Tafsir Tarbawi di Indonesia (3): Paradigma Penyusunan Tafsir

Setiap karya tafsir yang bernuansa atau bercorak khusus mesti diawali dari asumsi-asumsi dasar yang menjadi paradigmanya. Seperti tafsir nuansa ilmi misalnya, yang berangkat dari—setidaknya—tiga paradigma; 1) keyakinan bahwa Al-Quran memuat atau mengandung seluruh ilmu pengetahuan; 2) Al-Quran...

Khazanah Tafsir Tarbawi di Indonesia (2): Background Keilmuan Mufassir

Kehadiran karya-karya Tafsir Tarbawi dalam konteks Indonesia tentu tidak bisa dilepaskan begitu saja dari latar bekalang penulis atau mufasirnya. Sebagai sebuah tafsir yang bernuansa pendidikan, umumnya para mufasir Tafsir Tarbawi adalah seorang akademisi dan dosen di perguruan...